Melonjak! Pasien Positif Corona di Wilayah RI Jadi 19 Orang

 Pemerintah mengumumkan lonjakan jumlah pasien positif virus Corona di wilayah Indonesia. Kini, Pemerintah mengumumkan ada 19 pasien yang positif virus Corona.
"Kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 19," kata Jubir Pemerintah untuk urusan virus Corona, Achmad Yurianto, kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Senin (9/3/2020).

Dari 19 kasus, dua pasien di antaranya adalah Warga Negara Asing. Sementara kasus penularan juga ada yang merupakan imported case, atau pasien yang masuk ke wilayah RI namun tertular virus Corona di luar negeri.

Ada 7 WNI yang Sembuh dari Virus Corona COVID-19, Ini Rinciannya

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyebut hingga saat ini ada 12 kasus WNI positif virus corona di luar negeri. Dari jumlah tersebut, 7 di antaranya dinyatakan sembuh.
Di dalam negeri, sejauh ini ada 6 kasus positif. Kasus 1-5 saling terhubung dalam satu kluster, sedangkan pasien 6 merupakan kasus imported yang menimpa salah seorang ABK.

"Hari ini dari hasil (pemeriksaan). 2 kasus positif. Yang pertama kasus 5 laki-laki 55 tahun. Ini adalah hasil pemeriksaan lanjutan dari kasus kluster Jakarta. Yang tadi kita lakukan suspect bahwa yang bersangkutan confirm positif Covid-19," kata Jubir Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan, Minggu (8/3/2020).

Berikut daftar 7 WNI positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh:

1. 6 WNI di Diamond Princess Jepang
Mengutip CNN, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut 12 Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona COVID-19 di luar negeri, 7 di antaranya sembuh. Dari 7 kasus yang sembuh tersebut, enam di antaranya terjadi pada kasus yang menimpa WNI di Jepang.

Dari 6 kasus yang dimaksud, 4 di antaranya sebagai berikut:

- 1 WNI pulang bersama rombongan besar ke RI diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI.
- 1 WNI diobservasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), Cikarang, Bekasi.
- 2 WNI proses pulang ke RI, akan diobservasi di Bapelkes, Cikarang, Bekasi.

2. 1 WNI di Singapura
Terjadi pada seorang WNI pekerja migran (44) yang tertular virus corona COVID-19 dari majikannya yang merupakan pemilik toko. Ia menjadi pasien ke-21 yang saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Tisu Toilet Langka, Koran Australia Sisakan Halaman Kosong untuk Darurat

Kelangkaan tisu toilet terjadi di Australia, menyusul panic buying terkait virus corona covid-19. Sebuah koran cetak menyisakan 8 halaman kosong untuk memenuhi kebutuhan bersih-bersih.
Koran The NT News menyisakan 8 halaman kosong yang hanya diberi watermark garis-garis pemotong. Diharapkan bisa membantu mengatasi kelangkaan tisu toilet dalam keadaan darurat.

"Yes, we actually did print it #toiletpapercrisis," tulis koran tersebut di Twitter.

Akibat panic buying, warga Australia memborong barang-barang kebutuhan sehari-hari. Termasuk di antaranya, tisu toilet yang kini langka di pasaran.

Beberapa supermarket mengumumkan batasan tiap pelanggan hanya bisa membeli maksimal 4 pak rol tisu toilet tiap kali transaksi. Ini dilakukan agar pelanggan lain juga kebagian.

Fenomena panic buying terjadi di berbagai negara, menyusul wabah virus corona yang makin meluas. Barang-barang yang habis diborong termasuk hand sanitizer dan masker.

Komentar

Postingan Populer