Lagi-lagi, Pilot Mabuk Ditangkap Sebelum Terbang

Beberapa waktu ini, banyak pemberitaan pilot mabuk ditangkap. Kali ini, terjadi di Inggris.

Melansir CNN, Selasa (19/2/2019), seorang pilot American Airlines telah ditangkap karena dicurigai mabuk. Itu terjadi beberapa menit sebelum pesawat dijadwalkan lepas landas dari Bandara Manchester, Inggris.

Para petugas dipanggil tak lama sebelum pukul 11 pagi setelah menerima laporan adanya seorang pilot yang mungkin berada di bawah pengaruh alkohol, Kamis (14/2) lalu. Itu menurut sebuah pernyataan dari Kepolisian Besar Manchester.

Kata polisi, seorang pria berusia 62 tahun ditangkap dan lalu ditebus karena menunggu penyelidikan lebih lanjut. Pilot yang tidak disebutkan namanya itu akan terbang dari Manchester ke Philadelphia pada pukul 11.05 pagi, tetapi penerbangan AA735 itu telah dibatalkan setelah penangkapannya, menurut kantor berita Press Association, Inggris.

Dalam sebuah pernyataan, American Airlines mengonfirmasi seorang karyawannya telah ditahan. "Keselamatan adalah prioritas utama kami dan kami meminta maaf kepada pelanggan kami atas gangguan rencana perjalanan mereka," ujar perusahaan.

Penumpang yang terkena dampak itu dialihkan ke penerbangan alternatif. Pilot memang harus mematuhi standar yang lebih ketat terkait alkohol.

Mereka hanya boleh mengonsumsi alkohol tidak lebih dari 20 miligram per 100 mililiter darah dalam tubuh mereka. Namun, untuk pilot di Inggris, Wales dan Irlandia Utara diperbolehkan sebanyak 80 mg.

Penangkapan itu adalah yang terbaru dari serangkaian insiden yang melibatkan pilot karena mengonsumsi alkohol. Pada bulan November, seorang pilot asal Jepang ditahan karena mengonsumsi lebih dari sembilan kali ambang batas legal alkohol sebelum penerbangannya dari Bandara London Heathrow dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara di Inggris.

Adalah Katsutoshi Jitsukawa (42), karyawan maskapai penerbangan Japan Airlines, yang dijadwalkan terbang dari Heathrow ke Tokyo pada 28 Oktober. Namun, ia gagal dalam tes napas sesaat sebelum lepas landas.

Inspektur Kepolisian Penerbangan Iain Goble mengutuk pelanggaran serius yang bisa menyebabkan kecelakaan itu. Pilot yang demikian ia anggap sepenuhnya abai terhadap keselamatan penumpang.

Pada akhir Oktober, All Nippon Airways meminta maaf setelah seorang pilot jatuh sakit setelah minum-minum di malam harinya. Akibatnya ada penundaan lima penerbangan domestik.

Pada bulan Juni, pilot senior British Airways, Julian Monaghan juga dipenjara selama delapan bulan. Serupa, ia ditangkap ada lebih dari empat kali ambang batas alkohol dalam tubuhnya sebelum penerbangan dari London Gatwick ke Mauritius.

Akibat Drone, Bandara Dubai Ditutup 30 Menit

Bandara Dubai ditutup selama setengah jam untuk publik pada Jumat, (15/2) lalu. Hal ini, dikarenakan sebuah drone yang terbang. Kenapa ya?

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Selasa (19/2/2019) Bandara Dubai, yang merupakan salah satu bandar udara tersibuk dunia terpaksa tidak beroperasi dalam beberapa saat. Hal ini dipicu oleh munculnya drone terbang tidak dikenal di salah satu terminal.

Akibatnya, pada pukul 10.13-10.45 waktu setempat, bandara harus ditutup dan penerbangan pun terpaksa ditunda. Hingga pihak berwajib memeriksa dan menyatakan bahwa bandara sudah layak digunakan kembali.

Mengutip Travel+Leisure, Uni Emirat Arab melarang penggunaan drone di daerah bandara. Jadi, siapapun yang tidak berkepentingan menerbangan drone, akan dikenakan hukuman sesuai peraturan UEA yang berlaku.

Seluruh drone yang ingin diterbangkan harus terdaftar di Otoritas Penerbangan Sipil UEA. Begitupun dengan kamera dan laser.

Penumpang pun juga mengeluhkan kejadian ini. Menurut mereka, penerbangan juga terganggu serta berdampak pada aktivitas penumpang. Pesawat yang sudah berada di apron dan runway pun terpaksa berhenti.

Tentunya, menerbangkan drone di bandara pun jadi bisa menjadi hal berbahaya serta dapat mengakibatkan kecelakaan. Tahun 2016 lalu, maskapai British Airways juga terganggu akibat menabrak drone di Bandara Internasional Heathrow. Beruntung, tidak ada gangguan serius.

Hingga berita ini dibuat, belum ada jawaban siapa yang menerbangkan drone tersebut. Yang jelas, kejadian ini cukup meresahkan salah satu bandara tersibuk di dunia karena menjadi terminal penghubung ke sejumlah tempat. Ada-ada saja...

Komentar

Postingan Populer