Cara Liburan Asyik di Hong Kong

Hari ketiga kami habiskan di Hong Kong seperti kami menghabiskan hari Minggu kami di Jakarta, yaitu dengan mencari makanan enak dan nge-mal. Ada banyak mal besar di Hong Kong yang menarik untuk dikunjungi. Pilihan kami jatuh pada Harbour City di area Tsim Sha Tsui. Mal ini terbilang besar dan luas. Letaknya di pelabuhan dan isinyapun cukup lengkap, namun saya sarankan untuk lihat-lihat saja di sini, karena harga barang bermerk di Hong Kong tidak lebih murah juga dibandingkan di Jakarta.

Dari Harbour City kami berjalan kaki ke salah satu outlet Butao Ramen - ramen paling tenar di Hong Kong. Buat kalian pecinta ramen, Butao Ramen ini harus banget dicobain (non halal), karena memang rasanya mantul! Dari area Tsim Sha Tsui kami pergi ke Citygate Outlets, branded outlet yang terletak dekat airport. Dari hasil keliling kami di sana, menurut kami outlet ini tidak terlalu worth it dikunjungi karena harga yang ditawarkan cenderung masih mahal.

Tanpa terasa, sudah hari keempat kami di Hong Kong dan waktunya ke Disneyland! Sebenarnya tujuan saya ke Hong Kong adalah untuk mengunjungi Disneyland. Kami sengaja mengunjungi Disneyland di hari Senin untuk menghindari keramaian yang berlebihan, dan benar, walaupun tetap ramai, namun kunjungan kami sangat kondusif.

Waktu antrian kami rata-rata di setiap atraksi hanya sekitar 5-10 menit saja. Atraksi favorit saya adalah Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars, Hyperspace Mountain, dan Toy Soldiers Parachute Drop. Senangnya saya bisa naik atraksi-atraksi ini berulang-ulang karena tidak perlu mengantri lama. Antrian untuk berfoto dengan tokoh-tokoh Disney seperti Mickey & Minnie Mouse, Goofy & Pluto serta kawan-kawannya juga  tidak terlalu panjang. Sungguh hari yang menyenangkan!

Berakhir sudah kunjungan kami ke Hong Kong. Sebenarnya kami tidak pernah berencana ke Hong Kong, tapi memang semua ada waktunya dan #semuaadatiketnya berkat promo dari tiket.com. Terima kasih tiket.com!

Keesokan paginya, kami berangkat ke Macau menggunakan ferry. Selama di Macau kami memilih untuk menggunakan taksi untuk berkeliling. Tujuan pertama kali adalah Nam Peng Cafe, Cha Chaan Teng yang cukup terkenal di Macau. Di Nam Peng Cafe kami menikmati sarapan khas ala Hong Kong / Macau yaitu sup makaroni dan sandwich (non halal). Rasanya lumayan lah, tapi tetap saja lebih nikmat sarapan mie atau bubur ayam. Dari Nam Peng Cafe kami berjalan kaki ke Ruins of St. Paul's, landmark yang wajib dikunjungi di Macau.

Setelah melakukan foto wajib di depan Ruins of St. Paul's kami mengitari Senado Square yang dipadati oleh wisatawan mancanegara. Di Senado Square ada banyak toko-toko dan penjajah makanan yang menarik untuk dikunjungi. Jangan lupa berfoto dengan bangunan-bangunan bersejarah yang estetik di sana. Dari Senado Square kami melanjutkan perjalan ke Hotel The Venetian yang juga jadi spot yang wajib dikunjungi di Macau.

Di pusat perbelanjaan The Venetian kita bisa menyusuri 'Venesia mini' dengan gondola seperti di Venesia sesungguhnya atau juga mampir ke outlet Lord Stow's Bakery untuk menikmati Portugese egg tart. Egg tart satu ini sudah sangat dikenal dan memang patut  banget dicobain karena rasanya enak banget.

Dari The Venetian kami melanjutkan perjalanan ke Macau Tower di mana kita bisa melihat keseluruhan kota Macau dari ketinggian 223 meter. Buat kalian yang suka tantangan, kalian patut nyobain bungee jumping dan skywalking dari puncak Macau Tower yang tingginya mencapai 300 meter. Setelah menghabiskan waktu di Macau, menurut saya side trip ke Macau patut dipertimbangkan buat kalian yang bosan dengan hiruk pikuk Hong Kong.

Komentar

Postingan Populer