Begini Isi Perpustakaan Kementerian Kelautan dan Perikanan
Di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, ada perpustakaan yang menarik dikunjungi. Koleksi bukunya lengkap!
Perpustakaan di kantor kementerian tersaji dengan display yang modern, apik, menarik dan informatif. Keseruan perpustakaan ini bisa ditemukan di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Sesaat setelah selesai berkunjung dari Marine Herritage Gallery, pandangan saya teralihkan oleh perpustakaan yang terletak di seberang area Marine Herritage Gallery.
Saya sempat berpikir, bahwa perpustakaan yang terdapat di gedung ini adalah selayaknya perpustakaan yang ada di gedung kementerian pada umumnya. Namun saat saya masuk ke dalamnya, ternyata berbeda karena kita akan menemukan sebuah perpustakaan yang modern dan menarik.
Siapa saja boleh berkunjung ke perpustakaan ini dan membaca berbagai buku ataupun jurnal yang menjadi koleksinya. Namun jika ingin meminjam buku dan dibawa keluar, tentu kita harus menjadi member terlebih dahulu.
Koleksi buku di perpustakaan pun beragam, pastinya berbagai buku, literatur dan jurnal tentang perikanan dan kelautan di Indonesia bahkan dunia, bisa kita temukan di tempat ini.
Salah satu bagian yang menarik, adalah lorong yang menuju ke bagian dalam perpustakaan, sebab lorong ini didesain selayaknya sebuah pelabuhan dan terdapat informasi menarik di sepanjang lorong mengenai sektor perikanan di Indonesia.
Untuk area reading corner nya pun sangat nyaman, dengan berbagai pilihan kursi yang nyaman dan display ruangan yang menarik. Di jendela perpustakaan pun terdapat berbagai informasi mengenai ikan yang ada di laut Indonesia.
Bagi traveler yang membutuhkan sumber referensi mengenai perikanan dan kelautan, atau sekadar ingin berkunjung, datang saja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gedung Mina Bahari IV lantai 2, Jl Batu No 1, Gambir, Jakarta Pusat.
Kremlin, Saksi Bisu Kejayaan Rusia
Dulunya kediaman raja, kini jadi kediaman presiden. Inilah Kremlin, saksi bisu kejayaan Rusia.
Kremlin sebagai benteng dan juga komplek istana memegang peranan penting bagi bangsa Rusia. Istana yang dulunya merupakan kediaman tsar-tsar Rusia, sekarang ini menjadi kediaman Presiden Rusia.
Kremlin terdiri dari banyak bangunan yang memiliki fungsi berbeda-beda. Yang menjadi tujuan utama wisatawan ke Kremlin adalah Armoury Chamber. Harga tiket masuk Kremlin sebesar 500 Rubel. Sedangkan untuk masuk Armoury Chamber harga tiketnya 700 Rubel. Jadi total biaya yang harus kita keluarkan adalah 1.200 Rubel atau sekitar 265 ribu rupiah.
Tiket bisa dibeli secara online. Saya membelinya saat masih di Indonesia sehingga saat tiba di Kremlin hanya perlu menukar tiket di loket. Karena jumlah pengunjung ke Armoury Chamber dibatasi tiap jamnya, kita bisa memilih jam masuk saat membeli tiket. Saya memilih jam 1 siang agar paginya bisa keliling Red Square terlebih dahulu.
Pemeriksaan keamanan saat memasuki Armoury Chamber termasuk ketat. Jaket harus dibuka, kamera dan telepon genggam juga harus dikeluarkan untuk melewati mesin pemindai. Di dalam Armoury Chamber kita juga harus menitipkan jaket dan barang-barang bawaan kita. Dan sayangnya, kita tidak boleh mengambil foto di Armoury Chamber, hanya bisa berfoto di luar atau tangga sebelum menuju ruangan di dalam.
Apa saja sebenarnya yang terdapat di Armoury Chamber? Di sini kita bisa melihat secara langsung koleksi-koleksi seni Rusia dari abad ke-5 hingga 20, diantaranya mahkota kekaisaran Rusia, peralatan makan yang terbuat dari emas dan perak, senjata, baju besi, dan koleksi bernilai lainnya.
Selesai dari Armoury Chamber, saya berkeliling kawasan Kremlin dan melihat berbagai gereja dan menara yang menjadi ciri khas tempat ini. Yang menarik perhatian di sini di antaranya Menara Troitskaya, Menara Spasskaya dengan bintang Kremlin di atasnya dan juga Ivan the Great Bell Tower.
Komentar
Posting Komentar